Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
agen togel terpercaya
Game MM Bola Tangkas Indonesia
 Agen Poker IDN Terpercaya
 Agen Poker Terpercaya
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Manchester City berhasil mengalahkan Schalke 04 dengan skor tipis 3-2 pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018/19, Kamis (21/2) dini hari WIB. Sempat tertinggal terlebih dahulu, Man City akhirnya mencetak dua gol di ujung babak kedua untuk memastikan kemenangan.

Sebelum pertandingan ini, Pep Guardiola mengatakan bahwa laga akan berjalan sulit dan skuat Man City harus berhati-hati. Ucapan Guardiola terbukti, Man City mengakhiri babak pertama dalam keadaan tertinggal, dan harus berjuang keras untuk meraih kemenangan di babak kedua.

Guardiola mengaku puas dengan kerja keras timnya yang hanya bermain dengan 10 orang di pertengahan babak kedua, setelah Nicolas Otamendi menerima kartu kuning kedua. Menurut Pep, satu kekuatan utama Man City adalah mereka terus berusaha mengejar kemenangan.

Dia yakin skuat Man City mulai menyadari sulitnya meraih kemenangan di Liga Champions. 

Puas

Menurut Guardiola, Liga Champions adalah kompetisi yang sungguh berbeda. Pemain Man City harus mengalaminya secara langsung untuk memahami perbedaan itu dan menemukan cara untuk menang.

Kini, dengan membalikkan keadaan dan mengalahkan Schalke, Guardiola percaya skuat Man City mulai sadar betapa sulitnya Liga Champions. “Anda harus menjalani sendiri situasi ini di kompetisi ini [Liga Champions],” kata Pep di Manchester Evening News.

“Mungkin kami tidak akan menyadari apa yang diperlukan untuk memenangkan pertandingan di kompetisi ini. Saya puas dengan performa kami, percayalah. Kami tidak lengah, kami menekan lawan. Lawan tidak berbuat banyak.”

Berkembang

Berkembang
Leroy Sane. © AP

Lebih lanjut, Pep menilai Schalke adalah ujian yang tepat untuk skuat Man City. Dengan kemenangan tersebut, skuat Man City mendulang banyak pelajaran: bagaimana sedikit kelengahan bisa membuat tim tertinggal di Liga Champions; dan bagaimana membalikkan keadaan dengan terus percaya hingga menit akhir.

“Kami mencetak banyak gol. Schalke lama tidak terkalahkan [di sembilan laga kandang Liga Champions]. Sebagai manajer dan sebagai pemain, saya tahu bermain di sini selalu sulit. Mereka tidak berbuat banyak, kami memberikan peluang pada mereka.”

“Dengan kepribadian kami saat bermain, dan beberapa proses positif yang kami lewati. Kami memberi mereka kesempatan untuk bermain. Mungkin ini akan membantu kami terus berkembang,” tutup dia.